Minggu, 25 Desember 2011

Fungsi modem internal dan modem eksternal


Ass ,, 
Hay Sobat gue pengen kasih tau fungsi modem internel dan modem eksternal nih ,
 SELMAT MEMBACA !!


Modem Internal merupakan sebuah kartu yang dipasang di salah slot pada komputer kalian, yang sudah built-in serial port dan menggunakan power supply yang berasal dari PC kalian. Sedangkan Modem Eksternal biasanya terletak di dalam case tersendiri (atau rack-mounted dalam versi tertentu), menggunakan power supply terpisah pada umumnya memiliki adaptor, dan tersambung ke komputer kalian menggunakan kabel serial yang terkoneksi pada port serial di belakang PC kalian.

Keuntungan dari masing-masing modem :
* Internal : Lebih mudah dipasang (atau menjadi mimpi yang paling buruk), biasanya lebih murah karena tidak memiliki case dan power supply terpisah, mencegah orang lain untuk bertindak iseng terhadap modem kita karena terletak di dalam komputer, tidak menggunakan kabel yang semerawut, menghemat tempat, dan juga menghemat uang kalian untuk membeli kabel serial dan kartu serial tambahan apabila PC kalian memiliki port serial yang tidak mendukung UART 16550.
* Eksternal : Biasanya dilengkapi dengan panel atau LED atau LCD yang menampilkan info tentang apa yang sedang dilakukan oleh modem kalian yang mana berguna untuk membantu kita permasalahan yang terjadi. Tidak menggunakan slot di dalam komputer kalian. Dapat di-nyalakan atau di-matikan secara terpisah dari komputer. Lebih mudah dipindah tempatkan (contohnya, kalian dapat menggunakan modem eksternal yang sama untuk komputer desktop ataupun laptop kalian). Di daerah yang rawan dengan masalah petir lebih aman bila menggunakan modem eksternal. Pada beberapa modem memiliki LED atau LCD yang menarik dan mungkin juga berguna. Modem eksternal juga juga memiliki pengatur suara yang memberikan kemudahan kepada kita untuk mengatur besar kecilnya suara dengan cepat dan mudah. Dan juga modem eksternal akan terlihat keren jika ditelakkan pada meja kalian :-).
Jenis apapun yang dipilih baik modem internal ataupun modem eksternal lebih memiliki kecenderungan pada masalah cita rasa pribadi saja. Sebagian orang lebih cenderung untuk memiliki modem internal karena tidak suka terhadap banyaknya kabel, terhindar dari debu, lebih mudah untuk pemindahan komputer, dan tidak usah pusing dengan masalah UART. Tetapi beberapa orang menyatakan bahwa panel pada modem eksternal merupakan hal penting untuk troubleshooting. Jika kalian masih ingin memiliki modem internal dan juga memiliki lampu indikasi seperti yang dimiliki oleh modem eksternal kalian dapat mempergunakan program ModemSta yang merupakan progam “Modem Dashboard” dibuat oleh Ted Johansson yang cukup terkenal atau bisa juga mempergunakan program lain yang sejenis. Fungsi dari program tersebut adalah membuat replika dari lampu modem yang ditampilkan di layar monitor kalian dan juga memberikan fungsi-fungsi tambahan lainnya.

Jenis” modem
klo dial up

Connection Bitrate
Modem 110 baud 0.1 kbit/s
Modem 300 (300 baud) (Bell 103 or V.21) 0.3 kbit/s
Modem 1200 (600 baud) (Bell 212A or V.22) 1.2 kbit/s
Modem 2400 (600 baud) (V.22bis) 2.4 kbit/s
Modem 2400 (1200 baud) (V.26bis) 2.4 kbit/s
Modem 4800 (1600 baud) (V.27ter) 4.8 kbit/s
Modem 9600 (2400 baud) (V.32) 9.6 kbit/s
Modem 14.4 (2400 baud) (V.32bis) 14.4 kbit/s
Modem 28.8 (3200 baud) (V.34) 28.8 kbit/s
Modem 33.6 (3429 baud) (V.34) 33.8 kbit/s
Modem 56k (8000/3429 baud) (V.90) 56.0/33.6 kbit/s
Modem 56k (8000/8000 baud) (V.92) 56.0/48.0 kbit/s
Bonding Modem (two 56k modems)) (V.92) 112.0/96.0 kbit/s [5]
Hardware compression (variable) (V.90/V.42bis) 56.0-220.0 kbit/s
Hardware compression (variable) (V.92/V.44) 56.0-320.0 kbit/s
Server-side web compression (variable) (Netscape ISP) 100.0-1000.0 kbit/s

Reaksi:

1 komentar:

terima kasih atas infonya kami harap bisa bergabung di http://unsri.ac.id

Poskan Komentar